Bagaimana tidak teduh? Pohon ini sangat besar dan semakin besar akan semakin rindang. Hal inilah yang dapat menjadikan dedaunan pohonnya yang rimbun bisa dijadikan kanopi untuk melindungi bagian bawah pohon. Pasti akan sangat sejuk ya berteduh di bawah beringin.
Pohon yang menjadi lambang sila ketiga Pancasila ini juga dapat menyerap air lebih banyak, lho. Karena, tidak hanya memiliki akar di dalam tanah, pohon ini pun memiliki akar gantung. Keunikan akar pohon beringin inilah yang memiliki manfaat. Jadi, kondisi air tanah di rumah pasti akan lebih bagus jika menanam pohon ini.
Suasana teduh yang dihasilkan pohon ini tentu dapat berdampak pada hal lain juga, ya Ruppers. Yaitu pohon dapat membuat lingkungan sekitarnya jadi lebih lembab. Anda mungkin perlu tetap menjaga kelembapan udara di rumah dan membersihkan bagian yang lembab lebih rajin.
Pada masa kerajaan Hindu-Buddha, tanaman ini dihormati layaknya candi yang dianggap sebagai tempat untuk dewa. Penelitian Viekkle (2008) mengungkapkan bahwa di era tersebut, beringin dianggap sebagai tempat tinggal arwah manusia dan yang menebangnya akan mendapat musibah.
Di zaman kerajaan Majapahit, tanaman ini menjadi bagian penting taman kerajaan, demikian menurut Riana (2009).
Kekuatan pohon beringin sendiri telah lama dikenal dalam kebudayaan Jawa. Kekuatan pohon ini memiliki sebutan 'waringin sungsang' atau beringin sungsang'.
Beringin sungsang adalah nama kekuatan yang dianggap sangat kuat. Dalam pewayangan, kekuatan ini dimiliki raja kera Hanoman untuk menghadapi raksasa jahat yang bernama Sarpakenaka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar